KitaLidik.com | Berastagi : Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat penanganan pascakejadian dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Selain memastikan kondisi kesehatan siswa, Pemkab Karo juga memberikan dukungan psikologis agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan dengan rasa aman.
Langkah tersebut terlihat saat Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., mewakili Bupati Karo dr. Antonius Ginting, Sp.OG, memimpin apel pagi di lingkungan Yayasan Perguruan Bersama Berastagi, Jumat (14/8/2026).
Apel tersebut diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Karo, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, pihak sekolah, guru, serta siswa SMP dan SMA/SMK Swasta Bersama Berastagi.
Dalam amanatnya, Komando Tarigan menegaskan bahwa pemerintah bersama unsur terkait tidak tinggal diam setelah munculnya dugaan kasus keracunan yang berdampak kepada para siswa.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah para siswa merupakan bagian dari upaya memastikan mereka mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
“Kami memahami kejadian kemarin tentu membuat anak-anak terkejut dan khawatir. Tetapi kalian tidak sendirian. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait hadir untuk memastikan keamanan dan keselamatan kalian,” ujar Komando Tarigan.
Ia juga meminta siswa yang masih mengalami rasa takut, cemas, maupun keluhan kesehatan untuk tidak memendamnya sendiri. Para siswa diminta segera berkomunikasi dengan guru atau pihak sekolah sehingga dapat ditindaklanjuti oleh petugas terkait.
“Kalau masih ada yang merasa cemas, takut, atau kondisi tubuh belum sepenuhnya pulih, segera sampaikan kepada guru. Jangan dipendam. Kita akan memberikan pendampingan dan penanganan yang diperlukan,” katanya.
Pemkab Karo, lanjutnya, juga memastikan proses pemantauan kesehatan terhadap siswa terdampak tetap dilakukan. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak terkait sampai kondisi para siswa benar-benar pulih.
“Keselamatan dan kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Karo akan terus melakukan pemantauan sampai seluruh siswa yang terdampak dinyatakan pulih,” tegasnya.
Kegiatan apel sekaligus menjadi momentum untuk membangun kembali rasa percaya diri siswa agar tidak larut dalam kekhawatiran dan dapat kembali mengikuti proses pembelajaran secara normal.
Pemkab Karo juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi, pendampingan, serta memberikan informasi perkembangan penanganan kepada masyarakat terkait dugaan kejadian yang berkaitan dengan program MBG tersebut.





