Satresnarkoba Polrestabes Medan Ungkap Dugaan Peredaran Pod Getar di Helen’s Night Mart, Seorang Terduga Pengedar Diamankan

by

KitaLidik.com | Medan : Upaya pemberantasan peredaran narkotika di tempat hiburan malam kembali membuahkan hasil. Satresnarkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkotika dalam bentuk cartridge vape atau Pod Getar saat operasi gabungan di THM Helen’s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (2/8/2026) dini hari.

Operasi yang digelar sejak Sabtu malam tersebut melibatkan personel Polrestabes Medan bersama TNI dan Bea Cukai. Kegiatan dilakukan setelah aparat menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan transaksi vape yang diduga mengandung narkotika di lokasi hiburan malam tersebut.

Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial FA (24). Dari tangan terduga, polisi menyita tiga cartridge vape merek EL CHAPO yang ditemukan tersimpan di dalam kotak kartu UNO.

Berdasarkan hasil interogasi awal, FA mengaku memiliki barang tersebut dan berencana menjualnya dengan harga sekitar Rp2,15 juta per bungkus. Ia juga menyebut memperoleh barang itu dari seorang pria berinisial DDA, yang hingga kini masih dalam pengejaran aparat.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP menegaskan penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap mata rantai peredaran narkotika tersebut.

“Ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang kami dapatkan. Kami sedang kembangkan kasus ini, terutama untuk menangkap pemasok vape narkoba dari pelaku, tim sedang bekerja,” katanya.

Tidak hanya fokus pada pengungkapan barang bukti, petugas juga melakukan pemeriksaan urine terhadap sekitar 250 pengunjung yang berada di dalam tempat hiburan malam.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga pengunjung, yakni dua pria dan satu wanita, dinyatakan positif narkoba. Polisi memastikan seluruh temuan tersebut akan menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.

“Bersama tim gabungan, kami kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 250 pengunjung. Hasilnya, kami temukan ada tiga pengunjung yang positif narkoba. Ini juga akan kami kembangkan,” ujar Rafli.

Untuk mendukung proses penyidikan, lokasi THM Helen’s Night Mart telah dipasangi garis polisi. Aparat masih melakukan pendalaman guna mengungkap dugaan jaringan pemasok serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *