KitaLidik.com | TANGERANG : Ketua Pengarah Imigresen Malaysia, YBhg. Dato’ Zakaria bin Shaaban, mengapresiasi penerapan teknologi otomatisasi pelayanan dan sistem intelijen keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (12/10/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan saat Dato’ Zakaria bersama delegasi Jabatan Imigresen Malaysia mengunjungi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Pertemuan Bilateral ke-3 antara Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan Jabatan Imigresen Malaysia yang berlangsung pada 12–15 Oktober 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi Malaysia berkesempatan melihat secara langsung berbagai inovasi pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta.
Sejumlah fasilitas dan sistem yang ditinjau meliputi platform ALL Indonesia, penggunaan autogate untuk pemeriksaan keimigrasian otomatis, Passenger Analysis Unit (PAU), serta laboratorium forensik keimigrasian.
Berbagai teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pelayanan kepada penumpang sekaligus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas orang yang masuk dan keluar wilayah Indonesia.
Apresiasi terhadap Modernisasi Layanan Keimigrasian
Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia, Dato’ Zakaria bin Shaaban, menyampaikan penghargaan kepada jajaran Imigrasi Soekarno-Hatta atas sambutan serta kesempatan untuk melihat langsung perkembangan fasilitas keimigrasian di salah satu gerbang utama Indonesia tersebut.
Ia menilai, pemanfaatan teknologi otomatisasi telah membawa perubahan signifikan dalam proses pemeriksaan keimigrasian, terutama dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan memperkuat pengawasan perlintasan internasional.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta atas sambutan dan kesempatan untuk meninjau langsung fasilitas keimigrasian di Bandara Soekarno-Hatta. Saya melihat perubahan yang sangat besar dalam pengelolaan pemeriksaan keimigrasian di Indonesia, khususnya melalui penerapan teknologi otomatisasi yang mampu meningkatkan efisiensi pelayanan serta sistem intelijen yang canggih untuk memperkuat pengawasan perlintasan internasional,” ungkap Dato’ Zakaria.
Apresiasi tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas perkembangan modernisasi pelayanan keimigrasian Indonesia, khususnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung kelancaran pemeriksaan penumpang tanpa mengesampingkan aspek keamanan.
Perkuat Sinergi Imigrasi Indonesia dan Malaysia
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, mengatakan kunjungan delegasi Malaysia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat kerja sama antara otoritas keimigrasian kedua negara.
Menurutnya, sebagai salah satu pintu gerbang utama Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta terus berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan berorientasi pada keamanan.
“Kami merasa terhormat dapat menyambut Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia beserta delegasi di Bandara Soekarno-Hatta. Sebagai salah satu gerbang utama Indonesia, kami berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan tetap mengedepankan aspek keamanan. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan pertukaran pengalaman dalam menghadapi tantangan keimigrasian yang semakin dinamis,” ujar Galih.
Fasilitasi keimigrasian juga diberikan kepada delegasi Malaysia sejak kedatangan hingga keberangkatan kembali ke negara asal. Dukungan tersebut merupakan bagian dari koordinasi antarkedua otoritas untuk memastikan kelancaran agenda resmi serta memperkuat hubungan kerja sama bilateral.
Pertemuan Bilateral ke-3 Jadi Forum Penguatan Kerja Sama
Pertemuan Bilateral ke-3 antara Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan Jabatan Imigresen Malaysia menjadi forum strategis untuk mempererat koordinasi, memperkuat hubungan bilateral, serta bertukar pengalaman dalam menghadapi perkembangan dan tantangan di bidang keimigrasian.
Melalui pertemuan ini, kedua negara diharapkan dapat terus meningkatkan sinergi, khususnya dalam pengembangan pelayanan berbasis teknologi, pengawasan perlintasan internasional, serta peningkatan kapasitas kelembagaan.
Kunjungan delegasi Malaysia ke TPI Soekarno-Hatta sekaligus memperlihatkan pentingnya pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarotoritas keimigrasian dalam mendorong pelayanan publik yang semakin efektif, modern, dan aman.
Dengan pemanfaatan teknologi dan penguatan kerja sama internasional, Imigrasi Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga keamanan perlintasan orang di wilayah Indonesia.
Sumber: Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta.






